4 Penyebab Utama Belt Conveyor Rusak

Sama seperti alat produksi pada umumnya, belt conveyor juga memiliki resiko untuk rusak. Karena itu penting bagi kita untuk merawat belt conveyor dengan tepat untuk meminimalisir potensi-potensi kerusakan yang pada akhirnya dapat mengganggu sistem belt conveyor secara keseluruhan.

Pada umumnya belt conveyor dapat lebih cepat rusak karena belt conveyor mengalami empat macam hal yang sebenarnya dapat kita hindari. Beberapa penyebab belt conveyor rusak adalah sebagai berikut

Belt Conveyor Memindahkan Material Dengan Sifat Abrasif

Selama berjalannya waktu, permukaan dari belt conveyor lama kelamaan akan semakin menipis karena harus memindahkan material.

Penipisan permukaan belt conveyor akan semakin cepat apabila material yang kita pindahkan ternyata memiliki sifat yang abrasif, seperti batu bara, batu kapur, maupun material-material batu lainnya.

Kita dapat menghindari masalah ini dengan mempertimbangkan dua solusi, yaitu:

Memilih Jenis Belt Conveyor Yang Tepat

Dengan memilih jenis belt conveyor yang sesuai dengan material yang kita pindahkan maka kita bisa mengurangi resiko belt conveyor kita lebih cepat rusak.

Sebagai contoh, penggunaan jenis belt conveyor anti abrasif tentu akan lebih tahan lama dibandingkan dengan jenis belt conveyor umumnya ketika kita memindahkan material yang sifatnya abrasif.

Saat ini kita dapat memilih berbagai spesifikasi belt conveyor seperti ketebalan ply belt conveyor, dimana desain belt conveyor tersebut memang didesain untuk memindahkan berbagai jenis material.

Menggunakan Belt Conveyor Skirt

Belt conveyor skirt merupakan komponen tambahan belt conveyor yang berfungsi untuk memastikan material yang dipindahkan tidak keluar dari jalurnya.

Belt Conveyor Skirt

Belt Conveyor Skirt

Belt conveyor skirt dapat mencegah material keluar dari jalur yang dapat terselip diantara belt conveyor dengan frame conveyor, yang mana jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan kerusakan pada belt conveyor.

Menumpuknya Material Karena Masalah Carryback

Material yang masih menempel pada permukaan belt conveyor merupakan salah satu masalah belt conveyor yang sering terjadi, bahkan setelah selesai memindahkan material akan menyebabkan timbulnya masalah carryback.

Permasalahan carryback dapat menyebabkan berbagai macam masalah pada komponen belt conveyor. Disisi lain, carryback akan mengurangi efisiensi dan umur dari belt conveyor, terutama jika material yang menempel tersebut sudah mengeras.

Lebih lanjut, jika material tersebut ternyata menempel pada bagian komponen conveyor, maka lama kelamaan material yang mengeras tersebut akan merusak belt conveyor. Untuk mengatasi hal tersebut, kita dapat mengecek belt conveyor secara berkala dan menggunakan solusi berupa pemasangan pembersih belt conveyor.

Memasang Belt Cleaner Untuk Membersihkan Belt Conveyor

Belt Scraper Pembersih Belt Conveyor

Belt Scraper Pembersih Belt Conveyor

Kita dapat memilih berbagai macam jenis belt cleaner yang bertugas untuk membersihkan permukaan belt conveyor, tergantung dari kebutuhan kita. Pada dasarnya belt cleaner akan membersihkan material-material yang masih menempel pada permukaan belt conveyor sehingga permukaan belt conveyor dapat menjadi bersih kembali.

Belt Conveyor Menerima Tekanan Yang Besar

Material dengan ukuran yang sangat besar dan banyak dapat menyebabkan kerusakan baik itu ke belt conveyor, idler heavyduty roller conveyor, maupun frame conveyor.

Ketika material tersebut dijatuhkan diantara dua idler roller maka belt conveyor akan menyerap semua tekanan yang diberikan karena tidak ada yang menahan di bawah belt conveyor. Jika hal ini terjadi terus menerus maka bukan tidak mungkin belt conveyor akan lebih cepat rusak.

Kita dapat meminimalisir kerusakan yang disebabkan karena tekanan dengan menerapkan dua solusi berikut:

Mengganti Roller Biasa Dengan Impact Roller

Impact Roller Conveyor

Impact Roller Conveyor

Penggunaan impact roller sebagai pengganti roller biasa dapat menekan tekanan yang diberikan material sehingga dapat meningkatkan umur dari belt conveyor. Jika dibandingkan dengan roller pada umumnya maka impact roller akan menyerap tekanan yang diberikan material pada belt conveyor.

Menggunakan Impact Bed Sebagai Pengganti Idler

Impact Bed

Impact Bed

Impact bed biasanya akan dipasangkan di lokasi idler berada. Impact bed dipasang di bawah belt conveyor yang menerima beban dari material yang dijatuhkan untuk menyerap tekanan yang diterima belt conveyor.

Mistracking Belt Conveyor Sehingga Keluar Dari Jalur

Mistracking akan terjadi ketika belt conveyor sudah tidak berada di lokasi awalnya atau diposisikan sesuai dengan rekomendasi seharusnya. Kejadian ini akan menyebabkan sisi-sisi belt conveyor menggosok lingkungan sekitar belt conveyor dan menyebabkan belt conveyor menjadi rusak.

Ada banyak faktor yang menyebabkan permasalahan ini, seperti misalnya carryback, kondisi roller idler roller, lagging pulley drum conveyor yang tidak baik atau bahkan karena kondisi dari belt conveyor itu sendiri.

Untuk mengatasi hal ini kita dapat melakukan hal sederhana seperti melakukan pengecekan secara berkala.

Mengecek Kondisi Belt Conveyor Secara Berkala

Pengecekan kondisi belt conveyor secara berkala merupakan tindakan yang paling tepat untuk mencegah belt conveyor mengalami kerusakan yang lebih parah.

Dengan mengecek kondisi belt conveyor kita dapat mengetahui permasalahan yang ada atau bahkan masalah-masalah yang dapat terjadi kedepannya sehingga kita bisa segera memperbaiki belt conveyor sebelum kerusakan terjadi.

Penggunaan Belt Cleaner Yang Tidak Tepat

Walaupun penggunaan belt cleaner merupakan pilihan yang tepat untuk memastikan kondisi permukaan belt conveyor selalu bersih, namun jika kita menggunakannya dengan tidak benar maka belt cleaner malahan bisa menjadi sumber permasalahan sistem belt conveyor kita.

Untuk mencegah belt cleaner menjadi sumber permasalahan, kita dapat melakukan hal ini.

Memilih Jenis Belt Cleaner Yang Tepat

Penting bagi kita untuk dapat memilih belt cleaner yang tepat sesuai dengan kebutuhan kita, baik itu jenis material belt cleaner maupun desain belt cleaner. Dengan mengetahui kebutuhan kita maka nantinya kita dapat memilih belt cleaner yang tepat sesuai kebutuhan.

Kesimpulan

Belt conveyor memang merupakan salah satu jenis conveyor yang paling awet jika dibandingkan dengan jenis-jenis conveyor lainnya. Hanya saja kita tentu perlu memperhatikan beberapa hal untuk memastikan kondisi belt conveyor selalu baik. Keempat hal tadi merupakan penyebab utama yang seringkali menyebabkan belt conveyor rusak.

Leave a Comment