Ukuran Wiremesh Vibrating Screen Sebagai Kawat Ayak

Wiremesh screen ayakan batu merupakan komponen yang sangat penting pada stone crusher plant kita agar mesin vibrating screen dapat menyortir batu agregat.

Batu agregat pada stone crusher plant dihancurkan terlebih dahulu menggunakan mesin stone crusher sehingga ukurannya dapat menjadi lebih kecil, yang kemudian dibawa menggunakan belt conveyor tambang untuk didistribusikan lebih lanjut.

Ada suatu titik dimana batu agregat yang sebelumnya sudah dihancurkan menggunakan mesin pemecah batu perlu kita saring aga ukuran batu agregat sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. 

Dengan kawat ayak yang anyam demikian rupa kita akhirnya dapat menggunakannya sebagai kawat screen ayakan batu. Namun tentu kita juga perlu memperhatikan ukuran wiremesh screen ayakan 

Ukuran Wiremesh Screen Ayakan Batu

Setiap batu agregat yang sudah dihancurkan akan memiliki ukuran yang berbeda-beda, tergantung dari spesifikasi yang kita pakai pada mesin stone crusher kita. Oleh karena itu setiap ukuran batu agregat tentu perlu menggunakan ukuran wiremesh berbeda-beda.

Sebagai contoh, kita tidak mungkin menggunakan ukuran wiremesh screen mesh 8 untuk menyortir batu agregat dengan ukuran yang besar. Begitu juga dengan ukuran wiremesh screen mesh 40.

Semakin besar ukuran wiremesh vibrating screen maka lubang wiremesh akan semakin besar. Ukuran wiremesh screen mesh 20 menunjukkan bahwa lubang wiremesh adalah 20 mm.

Penggunaan Hook Wiremesh Screen Ayakan Batu

Bagian hook wiremesh screen ayakan batu biasanya akan digalvanis kecuali memang tidak butuh galvanis.

Setiap wiremesh screen ayakan batu yang akan dipasang pada deck mesin vibrating screen pasti akan menggunakan hook pada setiap ujung sisinya. Manfaat hook wiremesh screen ayakan batu antara lain:

– Memudahkan kita untuk memasang wiremesh screen ayakan batu dan melepas wiremesh screen.

– Memperkuat bagian ujung wiremesh screen ayakan batu.

– Mengokohkan tegangan wiremesh screen ayakan batu agar tidak melengkung.

Hook Wiremesh Screen Ayakan Batu

Hook Wiremesh Screen Ayakan Batu

Hook wiremesh screen ayakan batu sendiri terdiri dari 2 jenis hook, yaitu yang polos dan yang menggunakan plat strip.

– Hook Wiremesh Screen Polos

Hook wiremesh screen polos biasanya hanya akan digunakan pada ukuran besi wiremesh dengan diameter besar, seperti kawat dengan diameter lebih dari 4 mm.

– Hook Wiremesh Screen Plat Strip

Hook wiremesh screen plat strip akan dipasangkan pada wiremesh screen yang menggunakan kawat dengan diamater antara 2 mm hingga 4 mm.

Pemasangan Wiremesh Screen Ayakan Batu Pada Mesin Vibrating Screen

Setelah kita menerima wiremesh screen ayakan batu yang sudah dipesan, kita dapat segera memasangnya pada deck vibrating screen. Kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk memasang wiremesh screen ayakan batu pada mesin vibrating screen:

– Mengganti channel rubber atau crown bar rubber sebelum memasang wiremesh screen ayakan batu baru agar wiremesh screen memiliki umur yang panjang.

– Menggunakan tension bolt yang baru dan memastikan setiap tension bolt yang ada sudah dikencangkan.

– Posisikan wiremesh screen ayakan batu sudah berada di tengah sebelum memasang clamping rails.

– Pastikan tidak terdapat celah yang dapat memungkinkan material ukuran besar lolos dari ukuran lubang wiremesh screen.

– Panjang clamping rails yang digunakan harus sesuai dengan panjang wiremesh screen.

– Setelah digunakan selama 4 hingga 8 jam kita perlu mengencangkan wiremesh screen lagi untuk memastikan tidak ada bagian wiremesh screen yang melenceng.

Perawatan Wiremesh Screen Ayakan Batu

Tidak bisa dipungkiri jika semua alat yang kita gunakan pada stone crusher plant kita akan menurun, termasuk wiremesh screen ayakan batu juga. Oleh karena itu kita perlu melakukan perawatan wiremesh screen ayakan batu agar wiremesh screen yang kita miliki dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Perawatan Wiremesh Screen Ayakan Batu

Perawatan Wiremesh Screen Ayakan Batu

– Menginspeksi Seluruh Clamping Bars

Pastikan seluruh clamping bars yang digunakan tidak melengkung atau rusak yang dapat menyebabkan clamping bars tidak dapat memberikan tekanan yang dibutuhkan.

– Pastikan Baut Dalam Kondisi Yang Baik

Jika baut yang ada pada mesin vibrating screen sudah rusak maka kita harus menggantinya dengan yang baru dan semua lubang untuk baut digunakan semua.

– Merawat Deck Mesin Vibrating Screen

Kita perlu melepas channel rubber untuk mengecek kondisi batang baja yang ada pada deck mesin vibrating screen, apakah kondisi masih baik-baik saja atau ada yang sudah rusak. Posisi deck juga harus sejajar agar wiremesh screen ayakan batu dapat terpasang secara tepat dan sejajar.

– Mengganti Channel Rubber Yang Dipakai Secara Berkala

Channel rubber yang digunakan pada mesin vibrating screen perlu diganti secara berkala karena selama berjalannya waktu channel rubber pasti akan rusak.

– Mengecek Kondisi Feed Material

Kondisi dari feed akan mempengaruhi bagaimana material yang akan kita saring dijatuhkan di atas mesin vibrating screen. Jika material dijatuhkan dalam kondisi yang tidak merata maka bukan tidak mungkin wiremesh screen ayakan batu kita akan cepat rusak.

– Menginspeksi Seluruh Komponen Mesin Vibrating Screen

Kondisi mesin vibrating screen yang tidak baik dapat menyebabkan kerusakan yang lebih cepat pada wiremesh screen ayakan batu kita, oleh karena itu kita perlu memastikan seluruh bagian sudah dalam kondisi yang baik sebelum melanjutkan proses penyortiran batu agregat.

Kesimpulan

Setiap ukuran wiremesh pasti memiliki tujuan yang berbeda-beda, antara untuk menyaring ukuran batu agregat yang kecil atau ukuran batu agregat yang besar. Selain itu kita juga perlu mengerti beberapa hal lain mengenai wiremesh screen ayakan batu juga seperti hook wiremesh screen, pemasangan wiremeshs creen, dan perawatan wiremesh screen agar wiremesh screen ayakan batu yang kita miliki dapat bertahan dalam waktu yang lama.

Leave a Comment