Penggunaan Gravity Roller Conveyor Dalam Proses Produksi

Dengan menggunakan gravity roller conveyor kita dapat memanfaatkan gaya gravitasi untuk memindahkan material yang kita muat. Gravity roller conveyor merupakan salah satu jenis roller conveyor yang paling sederhana dan paling murah dibandingkan dengan jenis-jenis conveyor lainnya seperti belt conveyor.

Bagaimana Cara Kerja Gravity Roller Conveyor?

Secara sederhana, material yang kita muat di atas gravity roller conveyor akan berseluncur diatas permukaan roller conveyor.

Untuk memanfaatkan gaya gravitasi, kita perlu mendesain gravity roller conveyor dengan sudut kemiringan yang menurun agar material tersebut dapat secara otomatis turun.

Gravity roller conveyor sangat cocok digunakan pada gudang pendistribusian material, fasilitas produksi, dan pergudangan.

Sederhananya, cara kerja gravity roller conveyor adalah dengan memanfaatkan gaya gravitasi dalam menyeluncurkan material diatas permukaan roller conveyor.

Ukuran roller conveyor sendiri untuk kebutuhan biasa standarnya memiliki diameter berkisar 3.75 cm hingga 5 cm. Namun untuk heavy duty roller conveyor diamater rollernya akan lebih besar, ukuran diamater roll heavy duty berkisar 6.25 cm hingga 9 cm.

Kita dapat dengan mudah mengganti roller conveyor yang rusak sehingga kita dapat membelinya secara online. Karena beban dari roller conveyor sangat ringan, kita dapat memasangnya hanya sementara atau secara permanen.

Bagaimana Cara Menentukan Ukuran Gravity Roller Conveyor Yang Tepat?

Kita tentu tidak dapat asal memilih ukuran gravity roller conveyor. Karena itu kita perlu memperhatikan berbagai hal sebelum menentukan ukuran gravity roller conveyor yang tepat untuk kebutuhan kita.

– Memahami Ukuran Material Yang Dipindahkan

Kita perlu memastikan ukuran gravity roller conveyor yang akan kita gunakan nantinya dapat membawa material dengan seimbang. Karena itu pastikan setidaknya ukuran dari material yang kita pindahkan tidak melebihi lebar roller conveyor, atau jika memang melebihi tidak melebihi batas sebesar 2.5 cm untuk setiap sisi roller conveyor.

– Tentukan Panjang Frame Conveyor

Sebelum membeli gravity roller conveyor, pastikan desain roller conveyor yang sudah dibuat nantinya dapat digunakan sesuai dengan ruang tempat kerja. Atau kita dapat membuat desain roller conveyor yang memiliki bentuk melengkung untuk menyesuaikan ruang tempat produksi.

Bagaimana-Cara-Menentukan Ukuran Gravity Roller Conveyor Yang Tepat

Bagaimana Cara Menentukan Ukuran Gravity Roller Conveyor Yang Tepat?

– Mengetahui Beban Dari Material Yang Kita Pindahkan

Setiap ukuran roller conveyor memiliki kapasitas beban maksimal yang dapat dibawa. Untuk ukuran roller conveyor sekitar 3.75 cm beban maksimal yang dapat dibawa biasanya di bawah 45 kg.

Beda lagi ceritanya dengan roller conveyor yang memiliki diameter 5 cm, beban maksimal yang dapat dibawa berkisar 45 kg. Untuk heavy duty roller conveyor kapasitas beban yang dapat dibawa akan jauh lebih besar dibandingkan jenis-jenis roller conveyor lainnya.

– Pastikan Frame Conveyor Mampu Menahan Semua Beban

Kita perlu memastikan bahwa frame conveyor yang kita gunakan nantinya dapat menahan beban dari semua yang ditahan, baik itu beban dari roller conveyor maupun material yang kita pindahkan.

– Menentukan Jarak Dan Diameter Roller Conveyor Yang Tepat

Untuk memastikan material yang kita pindahkan nantinya dapat berpindah dengan lancar, maka kita perlu membuat desain gravity roller conveyor yang tepat. Pastikan desain roller conveyor tersebut sudah menentukan jarak antar roller conveyor dengan tepat.

Faktor Keselamatan Dalam Menggunakan Gravity Roller Conveyor

Sama seperti alat-alat produksi lainnya, kita tentu perlu memperhatikan faktor keselamatan dalam menggunakan gravity roller conveyor. Karena itu setiap pekerja perlu memperhatikan hal-hal yang dapat mempengaruhi tingkat keselamatan mereka dalam menggunakan gravity roller conveyor.

– Jangan Pernah Berdiri Di Atas Atau Di Dekat Gravity Roller Conveyor

Banyak dari kita yang menganggap gravity roller conveyor merupakan alat yang tidak berbahaya sehingga kita sering lalai dengan kondisi sekitar. Namun sebaiknya kita berdiri di atas gravity roller conveyor karena kita dapat jatuh dan mengalami cedera yang cukup serius.

– Desain Gravity Roller Conveyor Dengan Cermat

Seperti yang kita ketahui, dengan memanfaatkan gaya gravitasi pada gravity roller conveyor maka semakin berat suatu beban maka semakin cepat material tersebut akan bergerak. Pastikan desain gravity roller conveyor sudah didesain dengan cermat agar material tersebut nantinya tidak bergerak terlalu cepat.

– Perhatikan Bagian Ujung Gravity Roller Conveyor

Kecelakaan kerja yang disebabkan karena ada bagian-bagian pekerja yang tertarik di bagian ujung conveyor merupakan hal sering terjadi. Karena itu kita perlu mengikuti prosedur-prosedur keselamatan kerja jika berada di sekitar conveyor.

Mengintegrasikan Gravity Roller Conveyor Dengan Sistem Produksi Lainnya

Kita dapat melihat bahwa gravity roller conveyor digunakan di berbagai macam industri, baik itu industri perakitan produk hingga gudang pendistribusian material.

Walaupun gravity roller conveyor memang merupakan jenis conveyor yang paling murah dibandingkan dengan jenis conveyor lainnya, gravity roller conveyor memiliki kekurangan dalam mengontrol kecepatan perpindahan material.

Namun kita masih dapat memanfaatkan gravity roller conveyor dengan menggabungkannya dalam desain conveyor yang lebih besar. Sebagai contoh, kita dapat mengintegrasikan gravity roller conveyor diantara dua belt conveyor.

Fabrikasi Gravity Roller Conveyor

Fabrikasi Gravity Roller Conveyor

Secara umum, batasan dalam penggunaan gravity roller conveyor terjadi pada ukuran dan beban dari material yang kita pindahkan. Mungkin kita dapat dengan mudah memindahkan material dengan ukuran kecil dan beban yang ringan pada sudut kemiringan conveyor sebesar 5 derajat.

Namun ceritanya akan berbeda jika ternyata material yang kita pindahkan memiliki ukuran yang besar dan beban yang berat. Jika material tersebut kita letakkan di atas gravity roller conveyor, bukan tidak mungkin material tersebut akan bergerak dengan kecepatan yang sangat cepat sehingga dapat membahayakan tempat kerja.

Karena itu kita perlu membuat desain gravity roller conveyor dengan baik, terutama untuk desain roller conveyor heavy duty dan pallet roller conveyor.

Penggunaan Skate Wheel Conveyor Sebagai Pengganti Gravity Roller Conveyor

Sama seperti gravity roller conveyor, skate wheel conveyor juga memanfaatkan gaya gravitasi dalam memindahkan material.

Hanya saja yang membedakan antara gravity roller conveyor dengan skate wheel conveyor adalah pada skate wheel conveyor maka kita menggunakan roda yang terpasang pada as. Namun keduanya hanya cocok untuk memindahkan material dengan permukaan yang datar.

Skate Wheel Conveyor

Skate Wheel Conveyor

Baik gravity roller conveyor maupun skate wheel conveyor merupakan jenis conveyor yang sangat murah, namun tidak dapat memindahkan material dalam jumlah banyak.

Biasanya roda untuk skate wheel conveyor akan terbuat dari baja atau aluminium dengan ukuran skate wheel conveyor yang berbeda-beda.

Kesimpulan

Memanfaatkan gaya gravitasi merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menghemat biaya yang perlu kita keluarkan. Kita dapat menggunakan gravity roller conveyor maupun skate wheel conveyor untuk memanfaatkan gaya gravitasi. Walaupun begitu kita tetap perlu memperhatikan berbagai faktor sebelum menggunakan kedua jenis conveyor tersebut.

Leave a Comment