Bagaimana Cara Memilih Gravity Roller Conveyor Yang Tepat?

Roller conveyor jenis gravity roller merupakan jenis conveyor yang seringkali digunakan untuk memindahkan material seperti kardus, tas, dan berbagai jenis material lainnya. 

Biasanya kita akan menggunakan gravity roller conveyor pada industri pengiriman, perakitan, pergudangan, dan pusat distribusi material. Gravity roller conveyor merupakan jenis conveyor yang memerlukan perawatan yang minim dengan biaya yang rendah.

Bagaimana Cara Memilih Gravity Roller Conveyor Yang Tepat?

Ukuran Dan Beban Material Terkecil Hingga Terbesar

Hal utama yang perlu tentukan adalah ukuran dan beban dari material yang akan pindahkan, dari material yang paling kecil hingga material yang paling besar jika adanya perbedaan material yang bervariasi untuk kita pindahkan.

Dengan informasi-informasi yang telah kita kumpulkan maka nantinya kita dapat menentukan beberapa hal seperti misalnya jarak antara satu roller dengan roller lainnya, diameter roller, lebar dari frame, tipe dari frame yang akan digunakan, dan jenis penyangga yang akan kita gunakan.

Jarak Antar As Roller Dengan Roller Lainnya

Biasanya ketika kita ingin memindahkan material menggunakan roller conveyor maka kita harus memastikan bahwa ketika material tersebut dipindahkan maka setidaknya terdapat tiga roller conveyor yang bersentuhan dengan material tersebut sebagai penyangga.

Dengan jarak antara satu as roller dengan as roller yang semakin dekat maka setidaknya kita dapat memastikan bahwa material yang akan kita pindahkan setidaknya tidak akan goyah kedepan maupun kebelakang.

Terkadang kita bahkan perlu memastikan bahwa setiap titik tengah as semakin dekat antara satu roller dengan roller lainnya untuk memastikan bahwa beban yang akan diterima dari setiap roller akan merata antara roller yang satu dengan roller lainnya.

Ukuran Diameter Roller Conveyor

Kemudian bagaimana cara kita menentukan diameter dari roller dan ukuran as yang akan kita gunakan? Untuk hal tersebut kita menentukan diameter dan ukuran as berdasarkan beban yang akan diterima untuk memastikan sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.

Ketika kita memutuskan untuk memilih membeli roller conveyor tentu saja kita akan menemukan bahwa roller conveyor dengan ukuran diameter yang lebih kecil akan lebih murah dibandingkan dengan roller dengan diameter yang lebih besar.

Ukuran Diameter Roller Conveyor

Ukuran Diameter Roller Conveyor

Hanya saja kita perlu tahu bahwa semakin kecil ukuran diameter roller conveyor maka semakin kecil pula kapasitas beban yang dapat ditahan oleh roller conveyor tersebut. Jika kita perlu memindahkan material dengan beban yang berat maka sebaiknya kita menggunakan roller conveyor dengan diameter yang lebih besar dan asnya.

Kondisi mengenai beban yang perlu kita pindahkan akan menentukan tebal dari roller conveyor yang perlu kita gunakan. Jika roller conveyor yang akan kita gunakan akan menerima beban yang berat dalam satu waktu tertentu maka tentu kita perlu menggunakan pipa roller yang lebih tebal.

Lebar Frame Roller Conveyor

Jarak antara ujung satu roller dengan roller lainnya dihitung berdasarkan titik tengah pada roller. Jarak yang dihasilkan tersebut nantinya akan ditambah dengan panjang material paling besar yang akan kita pindahkan yang kemudian ditambahkan nilai 5 cm.

Walaupun begitu terdapat beberapa pertimbangan lain ketika kita menentukan jarak antar roller. Jika posisi roller conveyor ketika sudah terpasang seluruhnya berada di atas frame maka material yang akan kita bawa bisa tetap berada di jalur yang telah ditetapkan selama posisinya stabil dan tidak akan bertabrakan dengan material lain.

Jika pemasangan roller conveyor nantinya berada dibawah frame maka frame tersebut nantinya akan berfungsi sebagai pelindung material yang akan kita pindahkan dari kemungkinan terjadinya material keluar dari jalur dan jatuh dari sistem conveyor.

Bagaimana Cara Menentukan Ukuran Gravity Roller Conveyor Yang Tepat

Jarak Minimum Antar Roller Conveyor

Ketika kita memutuskan untuk memasang roller conveyor yang berada di bawah frame, maka pastikan setidaknya terdapat jarak 2.5 cm dari kedua sisi ketika kita akan memindahkan material yang paling besar.

Seringkali ketika kita menggunakan bentuk conveyor yang berbelok maka kita akan menggunakan patokan tersebut sebagai panjang roller seluruh sistem conveyor.

Material yang bergerak pada sisi berbelok akan memerlukan ruang yang lebih besar dibandingkan ketika kita hanya menggunakan model conveyor yang lurus saja. Konsep ini serupa dengan ruang yang diperlukan truk untuk berbelok pada tikungan, tentu truk tersebut akan memerlukan ruang yang besar agar semua bagian truk dapat ikut berbelok.

Tapi jangan khawatir, kita memberikan tabel yang akan memudahkan kita dalam menentukan panjang roller yang diperlukan ketika terdapat bentuk conveyor yang berbelok.

Tipe Frame Roller Conveyor

Kita bisa menggunakan frame untuk conveyor yang terbuat dari baja atau aluminium. Karakteristik dari frame baja untuk conveyor tentu saja berbeda jika kita bandingkan dengan frame aluminium untuk conveyor.

Frame alumunium memiliki karakteristik yang lebih ringan dibandingkan dengan frame baja, selain itu frame aluminium lebih mudah untuk dibongkar pasang. Hanya saja kekurangan dari frame aluminium untuk conveyor adalah kapasitas beban yang dapat ditahan lebih rendah dibandingkan dengan frame baja.

Penggunaan frame baja biasanya lebih murah dibandingkan dengan frame alumunium dan lebih tahan lama. Namun frame baja biasanya lebih berat dan susah untuk dibongkar pasang.

Frame yang kita gunakan untuk roller conveyor harus mampu untuk mendukung baik berat dari material yang akan kita pindahkan dan juga beban dari sistem conveyor itu sendiri.

Jika frame yang akan kita gunakan tidak mampu untuk mendukung kapasitas berat yang kita perlukan, maka kita perlu menggunakan frame conveyor yang lebih besar atau dengan menggunakan dukungan tambahan agar dapat menunjang sistem conveyor tersebut.

Pemilihan Jenis Penyangga

Beban dari berat material yang akan kita pindahkan dan conveyor harus kita perhitungkan ketika memilih jenis penyangga. Nilai ketinggian dari penyangga conveyor dihitung berdasarkan jarak antara lantai dengan bagian bawah dari frame conveyor.

Kita biasanya akan menggunakan penyangga conveyor yang dapat diatur ketinggiannya. Kita dapat menggunakan penyangga dengan pemasangan permanen atau yang hanya bersifat sementara, yang seringkali digunakan pada conveyor untuk kegiatan-kegiatan yang ringan.

Kesimpulan

Kita tahu bahwa gravity roller conveyor merupakan jenis roller yang seringkali kita pilih karena beberapa kelebihan yang diberikan. Gravity roller cocok kita gunakan untuk kegiatan pemindahan material untuk berbagai industri karena kita juga dapat menggabungkan proses kerja gravity roller conveyor dengan jenis conveyor lainnya seperti belt conveyor agar proses material handling dapat bekerja lebih lancar.

Adanya berbagai macam ukuran dan jenis yang dapat kita pilih semakin menekankan bahwa kita perlu mengerti beberapa hal agar kita dapat memilih gravity roller yang tepat.

Leave a Comment