Alasan Whale Belt Fastener Pilihan Yang Tepat

Jika apa yang kita kerjakan membutuhkan jenis belt conveyor dengan spesifikasi yang tahan sobek dan dapat menerima tekanan yang tinggi maka kemungkinan besar kita perlu menggunakan belt conveyor dengan carcass yang memiliki daya tahan tinggi yang menggunakan jenis fastener whale belt fastener sebagai penyambung belt conveyor.

Penggunaan belt conveyor yang memiliki carcass dengan daya tahan tinggi paling sering digunakan saat mengangkut material berat dan besar seperti kayu, batu split, atau pasir dan kerikil.

Tantangan Dalam Menyambungkan Belt Conveyor

Sementara straight warp belt berguna dalam aplikasi ini, beberapa masalah dapat muncul saat kita akan melakukan proses penyambungan belt conveyor.

Fastener belt conveyor dengan model baut, meskipun cepat dan hemat biaya, dapat menciptakan retensi fastener yang lebih rendah saat bahan tenunan straight warp dilubangi untuk penempatan baut.

Hal ini disebabkan oleh kombinasi jenis tenunan yang berbeda dan luas permukaan badan mesin yang lebih sedikit untuk membantu memberikan kekuatan ketahanan dengan baut jika dibandingkan dengan belt conveyor dengan jumlah ply yang banyak seperti pada umumnya.

Belt Conveyor 4 Ply

Belt Conveyor 4 Ply

Pilihan lainnya adalah dengan menggunakan teknik vulkanisir yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan hasil sambungan belt conveyor yang kuat, hanya saja seringkali mahal dan memakan waktu.

Selain itu kita juga perlu menggunakan peralatan khusus dan pekerja yang profesional sehingga proses vulkanisir dapat berjalan dengan baik, dimana tentu saja tidak efektif ketika kita butuh perbaikan darurat. Waktu yang dihabiskan untuk menunggu pekerja tiba dan proses vulkanisir akan membutuhkan waktu yang relatif lama.

Keunggulan Fastener Jenis Rivet

Solusi paling tepat untuk mengatasi permasalahan penyambungan belt conveyor ini adalah dengan menggunakan fastener jenis rivet. Pemasangan sambungan rivet tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga menjaga kekuatan belt.

Begini cara kerjanya: daripada merusak carcass belt conveyor selama proses penyambungan belt, kita dapat menambahkan rivet pada beberapa titik yang bergerak akan lewat di antara badan mesin.

Sehingga walaupun kita memotong belt conveyor dan menyambungkannya kita tetap dapat menjaga integritas belt untuk ketahanan yang maksimum terhadap penarikan. Tambahan pada beberapa titik yang bergerak juga memberikan pegangan yang kuat dan tahan lama bila dikombinasikan dengan plate terkompresi yang berprofil rendah.

Apakah Hinged dan Solid Plate Berpengaruh?

Fastener rivet tersedia dalam varietas plate hinged dan solid. Fastener dengan model rivet ideal untuk digunakan pada conveyor portabel dan pada sistem conveyor yang menggunakan pulley drum conveyor dengan diameter yang kecil.

Di sisi lain, fastener dengan model solid plate ideal untuk aplikasi berat, terutama yang menggunakan straight belt warp. Rekomendasi ini didasarkan pada daya tahannya dan karena solid plate mencegah material terselip melalui lubang sambungan belt conveyor. Fastener dengan model rivet terbaru yang lebih kecil kini tersedia bagi kita yang mencari solusi yang lebih hemat biaya.

Whale Belt Fastener

Whale Belt Fastener

Perangkat ini menawarkan manfaat yang sama seperti fastener yang lebih besar, termasuk daya tahan dan ketahanan abrasi, serta juga dapat bekerja pada diameter pulley drum conveyor kecil yang masih memerlukan fastener untuk aplikasi tegangan tinggi.

Jadi dengan adanya fastener rivet solid plate adalah solusi terbaik untuk belt tegangan tinggi ini, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih rivet solid plate fastener:

  • Kompatibilitas dengan aplikasi tegangan tinggi
  • Pola rivet self-setting yang bergerak untuk memastikan cengkeraman belt maksimum
  • Lebar dan pengukur berat plate untuk masa pakai yang lebih lama
  • Desain low-profile agar menghilangkan titik tinggi atau tepi yang mungkin akan mengganggu belt cleaner bekerja
  • Tersedia dalam berbagai logam yang sesuai dengan aplikasi terberat.

Ada banyak pilihan fastener rivet solid plate , untuk ketebalan belt conveyor 5 mm hingga 24 mm. Bagian atas berbentuk khusus dari setiap paku pilot bekerja dengan anvil plate alat instalasi untuk “mengatur sendiri” rivet saat penyambungan belt conveyor.

Fastener rivet solid plate adalah fastener plate yang lebih kecil, sehingga ideal untuk diameter pulley kecil dan aplikasi straight belting. Pemasangan yang cepat dan sederhana karena hanya membutuhkan dasar alat instalasi dan palu atau perkakas listrik untuk menggerakkan rivet.

Kesimpulan

Sebagai alat material handling yang paling sering digunakan untuk mengangkut material dalam jumlah besar dan berat wajar saja kita harus memperhatikan hasil sambungan belt conveyor yang kita miliki.

Untuk itu kita dapat memperhatikan berbagai macam pilihan yang tersedia untuk menyambungkan belt conveyor kita seperti menggunakan fastener model whale belt yang dapat menghemat waktu, biaya, dan tetap menjaga kekuatan belt conveyor itu sendiri.

Leave a Comment