Belt Conveyor Vs Roller Conveyor Mana Yang Lebih Baik?

Jenis conveyor yang sering kita lihat kalau tidak belt conveyor ya roller conveyor. Namun sebenarnya jenis conveyor mana yang lebih bagus? Apakah lebih baik kita menggunakan belt conveyor vs roller conveyor untuk kegiatan produksi kita?

Belt conveyor dan roller conveyor paling banyak digunakan karena kemampuan dan fungsi kedua jenis conveyor tersebut dalam memindahkan material sangat baik. Keduanya dapat kita gunakan untuk melakukan pemindahan, penyortiran, dan proses pengumpulan.

Kapan Kita Harus Menggunakan Sistem Belt Conveyor?

Belt conveyor memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh roller conveyor, jadi sebaiknya kita menggunakan sistem belt conveyor dalam kondisi berikut:

Material Tidak Dapat Dipindahkan Dengan Roller Conveyor

Material-material seperti tas, surat, komponen kecil, kertas, atau material apapun dengan dasar yang tidak merata merupakan material yang tidak dapat dipindahkan dengan roller conveyor.

Material apapun yang tidak dapat dipindahkan dengan roller conveyor biasanya merupakan jenis material yang dapat dimuat dengan belt conveyor. Belt conveyor lebih dapat diandalkan untuk memindahkan berbagai jenis material dibandingkan dengan roller conveyor, yang memungkinkan material tersebut terselip diantara roller jika kita memutuskan untuk menggunakan roller conveyor.

Belt Conveyor Tambang

Belt Conveyor Tambang

Karena karakteristik roller conveyor yang seperti itu, maka tidak mungkin kita melihat penggunaan heavy duty roller conveyor pada industri pertambangan sebagai alat utama untuk memindahkan hasil pertambangan, kecuali heavy duty roller conveyor tersebut digunakan sebagai idler heavy duty roller conveyor untuk menopang belt conveyor tambang untuk memindahkan hasil tambang ke tempat tujuan seperti mesin vibrating screen untuk selanjutnya disortir menggunakan wiremesh screen ayakan batu.

Material Dipindahkan Secara Vertikal

Inclined Belt Conveyor

Inclined Belt Conveyor

Kelebihan belt conveyor berupa gaya gesek yang dimiliki dari permukaan belt conveyor. Tidak seperti roller conveyor yang tidak memiliki gesek, dengan menggunakan incline conveyor maka kita dapat memindahkan material karena dapat menahan material dari tergelincir atau terselip.

Biasanya kita akan menggunakan belt conveyor tipe cleated belt conveyor maupun belt conveyor sersan untuk memindahkan material yang memerlukan sudut kemiringan tertentu.

Diintegrasikan Dengan Mesin Lainnya

Pengintegrasian sistem conveyor merupakan hal yang umum kita lakukan pada proses produksi. Biasanya sistem conveyor akan diintegrasikan dengan peralatan pengepakan, scanner, dan berbagai pengontrol lainnya agar kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar.

Integrasi Sistem Belt Conveyor

Integrasi Sistem Belt Conveyor

Dengan menggunakan belt conveyor maka material yang kita muat akan ditahan dengan gaya gesek dari permukaan belt conveyor agar posisinya tidak berubah. Dengan kecepatan dan posisi material yang konstan maka belt conveyor cocok untuk proses scan, dimana kestabilan merupakan hal yang penting untuk menjamin sensor dapat membaca dengan akurat.

Pada Proses Sebelum Penyortiran

Penyortiran Belt Conveyor Sampah

Penyortiran Belt Conveyor Sampah

Ketika kita memerlukan jeda antara satu material dengan material lainnya sebelum tahap penyortiran, maka belt conveyor merupakan pilihan yang tepat. Belt mampu mengontrol material lebih baik sehingga sangat cocok untuk digunakan pada proses ini.

Perlu Kebutuhan Khusus

Permukaan belt conveyor dapat dibuat dari berbagai jenis material, dari karet biasa, fitur gaya gesek yang tinggi, dan permukaan yang dapat dengan mudah untuk dibersihkan. Kita dapat memilih berbagai jenis belt conveyor untuk disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Kecepatan Stabil

Ketika kita tingkat jeda antara satu material dengan material lainnya merupakan hal yang sangat penting, maka belt conveyor merupakan pilihan yang paling cocok. Kita dapat mengatur belt conveyor dengan kecepatan yang konstan sehingga kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Belt Conveyor VS Roller Conveyor

Belt Conveyor VS Roller Conveyor

Bagaimana Dengan Kerangka Belt Conveyor Yang Melengkung?

Bentuk conveyor yang melengkung memungkinkan kita untuk menggunakan ruang kerja yang kita miliki lebih efektif karena kita dapat memutar arah produk lokasi yang penting.

Memang roller conveyor lebih sering digunakan di setiap kerangka conveyor yang melengkung, namun terkadang situasi mengharuskan kita untuk menggunakan belt conveyor daripada roller conveyor. Jadi kapan kita lebih baik menggunakan belt conveyor?

Alasan kenapa kita lebih baik menggunakan belt conveyor dibandingkan dengan roller conveyor pada conveyor yang melengkung sebenarnya sama seperti kenapa kita menggunakan belt conveyor daripada roller conveyor.

Roller Conveyor Melengkung

Roller Conveyor Melengkung

Kita tahu bahwa belt conveyor dapat memuat berbagai macam jenis material dan dapat mengontrol material tersebut lebih baik dibandingkan dengan roller conveyor.

Ketika posisi dan arah dari sebuah material merupakan hal yang penting, maka belt conveyor merupakan pilihan yang lebih tepat. Gaya gesek yang dimiliki belt conveyor memungkinkan material tetap berada dalam posisi yang sama. Harga belt conveyor yang melengkung biasanya akan lebih mahal dibandingkan dengan harga roller conveyor melengkung.

Yang lebih penting, walaupun material kita tidak memiliki masalah dengan kerapuhan atau mudah pecah, namun biasanya posisi dan arah merupakan hal yang penting. Kita mungkin perlu memposisikan material agar alat-alat seperti scanner dan alat lainnya dapat berjalan dengan baik. Karena itu, belt conveyor akan lebih cocok jika material yang kita miliki akan diproses lagi.

Kapan Kita Harus Menggunakan Roller Conveyor?

Sama seperti belt conveyor, roller conveyor juga memiliki karakteristik sendiri yang membedakannya dengan belt conveyor, jadi kita sebaiknya menggunakan sistem roller conveyor dengan kondisi berikut:

Perlu Menggunakan Alat Tambahan

Roller conveyor memungkinkan kita untuk menambahkan alat tambahan sesuai dengan kegiatan produksi kita. Kita dapat menambahkan alat tambahan roller conveyor seperti penghenti kardus yang terbuat dari plat baja atau berbagai alat tambahan lainya.

Alat tambahan roller conveyor tersebut dapat membantu kita untuk menghentikan material dan dapat mengontrol pemindahan material secara tepat.

Alat Tambahan Stopper Roller Conveyor

Alat Tambahan Stopper Roller Conveyor

Memang tingkat ketepatan menggunakan roller conveyor dalam memindahkan material tidak sebagus belt conveyor, namun roller conveyor memberikan lebih banyak pilihan tipe, pengaturan, dan alat tambahan untuk membantu kegiatan produksi.

Masalah mungkin tidak akan terjadi ketika kita memindahkan material dengan beban yang ringan, karena walaupun material tersebut dapat berpindah dari satu posisi ke posisi lainnya ketika diatas roller conveyor dan menabrak pagar pembatas, maka kerusakan yang dihasilkan tidak besar.

Tapi lain ceritanya jika kita memindahkan material yang pecah belah, maka penggunaan belt conveyor akan lebih tepat karena lebih dapat mengontrol dan menahan material yang dimuat.

Kemudahan Interaksi Pekerja

Pekerja akan lebih mudah untuk mendorong, menarik, mengeluarkan, memutar, dan interaksi-interaksi lainnya pada material yang dimuat ketika kita menggunakan roller conveyor.

Karena gaya gesek yang dimiliki roller conveyor lebih rendah dibandingkan dengan belt conveyor, jadi pekerja dapat lebih mudah untuk meluncurkan material di atas roller conveyor dibandingkan dengan ketika menggunakan belt conveyor.

Interaksi Pekerja Gravity Roller Conveyor

Interaksi Pekerja Gravity Roller Conveyor

Dengan spesifikasi seperti itu, maka tidak heran jika kita akan lebih sering menemukan roller conveyor di tempat proses pengepakan material. Ketika kegiatan produksi mengharuskan kita untuk menggabungkan muatan menjadi satu, maka roller conveyor merupakan pilihan yang lebih tepat, baik itu dengan menggunakan tenaga manusia atau mesin asalkan gravity roller yang digunakan sudah dipilih dengan tepat.

Kecepatan Roller Conveyor Tidak Konsisten

Karakteristik dari material yang kita muat seperti bentuk atau beban akan sangat mempengaruhi kecepatan material tersebut dalam berpindah ketika berada di atas roller conveyor, terutama jika kita menggunakan gravity roller conveyor pada tempat produksi kita.

Kecepatan putaran roller conveyor, terutama jenis roller conveyor gravity akan sangat dipengaruhi dari beban berat dan ukuran material yang akan kita pindahkan.

Material dengan beban yang berat dan besar akan bergerak lebih lambat dibandingkan dengan material yang lebih ringan. Karena itu hal ini kembali lagi ke keperluan kita dalam proses pemindahan material, apakah kita perlu kecepatan yang konstan atau tidak?

Material Dengan Beban Berat

Sebagian besar pallet atau pipa dengan beban yang berat memang biasanya akan dipindahkan dengan sistem heavy duty roller conveyor karena kapasitasnya yang tinggi. Walaupun begitu kadang kita juga akan menemukan beberapa kasus yang lebih cocok untuk dipindahkan menggunakan sistem belt conveyor.

Kesimpulan

Berbagai faktor seperti tujuan penggunaan, beban yang kita muat, dan sistem yang kita miliki akan sangat menentukan tipe conveyor yang cocok untuk kita. Dengan mempertimbangkan hal diatas, kita dapat lebih baik memutuskan jenis conveyor mana yang paling tepat untuk kita gunakan.

Leave a Comment